Sabtu, 19 Februari 2011

benjamin franklin

Benjamin Franklin (lahir di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, 17 Januari 1706 – meninggal di Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat, 17 April 1790 pada umur 84 tahun) adalah seorang tokoh Amerika Serikat yang terkenal dan telah meninggalkan banyak karya di dalam hidupnya. Franklin adalah orang dengan banyak jenis pekerjaan dan keahlian. Ia adalah seorang wartawan, penerbit, pengarang, filantrofis, abolisionis , pelayan masyarakat (pejabat), ilmuwan, diplomat, dan penemu sekaligus! Franklin juga adalah salah seorang pemimpin Revolusi Amerika, dan salah satu penandatangan Deklarasi Kemerdekaan Amerika. Kata-katanya banyak yang terkenal dan dikutip orang. Misalnya "waktu adalah uang" kemungkinan besar berasal dari dirinya. Karena ia juga seorang penerbit dan pemilik percetakan, banyak kata-katanya yang masih bisa dibaca orang hingga sekarang karena ia juga banyak dan rajin menulis. Ia juga terkenal dengan percobaanya mengenai listrik (penangkal petir). Dia adalah Kepala Kantor Pos pertama di Amerika, pembuat "perpustakaan umum" pertama, dan orang pertama yang mengorganisasikan barisan pemadam kebakaran kota.

Benjamin Franklin ialah anggota Freemasonry.

isaac newton

Sir Isaac Newton FRS (lahir di Woolsthorpe-by-Colsterworth, Lincolnshire, 4 Januari 1643 – meninggal 31 Maret 1727 pada umur 84 tahun; KJ: 25 Desember 1642 – 20 Maret 1727) adalah seorang fisikawan, matematikawan, ahli astronomi, filsuf alam, alkimiwan, dan teolog yang berasal dari Inggris. Ia merupakan pengikut aliran heliosentris dan ilmuwan yang sangat berpengaruh sepanjang sejarah, bahkan dikatakan sebagai bapak ilmu fisika klasik.[1] Karya bukunya PhilosophiƦ Naturalis Principia Mathematica yang diterbitkan pada tahun 1687 dianggap sebagai buku paling berpengaruh sepanjang sejarah sains. Buku ini meletakkan dasar-dasar mekanika klasik. Dalam karyanya ini, Newton menjabarkan hukum gravitasi dan tiga hukum gerak yang mendominasi pandangan sains mengenai alam semesta selama tiga abad. Newton berhasil menunjukkan bahwa gerak benda di Bumi dan benda-benda luar angkasa lainnya diatur oleh sekumpulan hukum-hukum alam yang sama. Ia membuktikannya dengan menunjukkan konsistensi antara hukum gerak planet Kepler dengan teori gravitasinya. Karyanya ini akhirnya menyirnakan keraguan para ilmuwan akan heliosentrisme dan memajukan revolusi ilmiah.

Dalam bidang mekanika, Newton mencetuskan adanya prinsip kekekalan momentum dan momentum sudut. Dalam bidang optika, ia berhasil membangun teleskop refleksi yang pertama[2] dan mengembangkan teori warna berdasarkan pengamatan bahwa sebuah kaca prisma akan membagi cahaya putih menjadi warna-warna lainnya. Ia juga merumuskan hukum pendinginan dan mempelajari kecepatan suara.

Dalam bidang matematika pula, bersama dengan karya Gottfried Leibniz yang dilakukan secara terpisah, Newton mengembangkan kalkulus diferensial dan kalkulus integral. Ia juga berhasil menjabarkan teori binomial, mengembangkan "metode Newton" untuk melakukan pendekatan terhadap nilai nol suatu fungsi, dan berkontribusi terhadap kajian deret pangkat.

Sampai sekarang pun Newton masih sangat berpengaruh di kalangan ilmuwan. Sebuah survei tahun 2005 yang menanyai para ilmuwan dan masyarakat umum di Royal Society mengenai siapakah yang memberikan kontribusi lebih besar dalam sains, apakah Newton atau Albert Einstein, menunjukkan bahwa Newton dianggap memberikan kontribusi yang lebih besar

Double eF Team “Story at Loji House

Menceritakan tentang Fatin dan Fauzan sebagai pembentuk tim ini diminta oleh Abdul Hamid, untuk mengusir hantu di rumah antik milik sahabatnya yang bernama Herman Satrio Cole de Val Mont pada hari libur. Double eF Team terpaksa menerima permintaan Kakek Hamid karena kalau mereka tidak mau menerima, Kakek Herman mengancam akan memutus persahabatan sekaligus membeberkan rahasia Kakek Hamid yang. . . . bahkan Fatin sekeluarga pun, belum pernah tahu. Untuk mengusir hantu di rumah antik itu, hiiiiiy. . . . bukannya Double eF Team nggak mau, tetapi letak rumah itu ada di pedesaan dan sudah lama tak dihuni.
Masalahnya, benarkah rumah antik yang biasa disebut rumah loji itu berhantu ? So, okelah Double eF Team mau pergi kesana karena sebelumnya tidak ada rencana mau kemana. Lalu, siapakah Kakek Herman itu ? Beberapa hari sebelum pergi ke Purworejo tempat rumah loji itu, Fatin mencari informasi selengkap mungkin tentang Kakek Herman ! Dan didapat kalau Kakek Herman itu tidak bisa hidup menetap, dan beberapa kali ganti profesi dari menulis pengalaman perang, peneliti sejarah, anggota ketoprak keliling, pelukis, dan terakhir yang kakek Hamid ketahui adalah pelaut.
Hari ini Double eF Team memulai perjalanannya ke Purworejo. Sesampainya disana, Fatin dan Fauzan bertemu dengan penjaga rumah loji itu yang bernama Mbah Atmo dan yang menjadi pembantu di rumah itu adalah
Bibi Iyah. Malam telah datang, lalu fatin dan Fauzan pergi untuk tidur di kamar. Sebelum memejamkan matanya mereka berdua mendengar suara aneh dan langsung menjenguk keluar, mereka melihat seorang perempuan berbaju putih, rambut hitam yang panjang dan hanya muncul beberapa saat setelah mereka melihat perempuan itu di rung tengah. Malam berikutnya juga begitu, sehingga Fatin memberanikan diri untuk mendengarkan suara itu lebih seksama. Dan memperhatikan seorang perempuan yang selalu muncul di ruang tengah.
Esok harinya, Fatin menceritakan semua dugaannya tentang Mbah Atmo sebagai pelakunya kepada Fauzan. Dan untuk membuktikannya malam ini juga Fauzan harus membuktikannya dengan memasuki kamar Mbah Atmo. Dan akhirnya terbukti bahwa Mbah Atmo adalah pelakunya.
Alasan pertama, suara-suara aneh yang ada di malam hari itu hanyalah sebuah rekaman karena pada saat Fatin mendengarkannya dengan seksama suara itu selalu berulang-ulang. Alasan kedua, seorang perempuan yang sering muncul di ruang tengah hanyalah proyektor yang ditampilkan melalui lubang di pintu kamar Mbah Atmo. Dan ada satu kenyataan yang diketahui dan tidak bisa terelakkan oleh Mbah Atmo yaitu, Mbah Atmo sebenarnya adalah Kakek Herman sendiri.
Berakhirlah liburan di Purworejo dan terbongkarlah rahasia Kakek Hamid. Rahasia Kakek
Hamid adalah ia sebenarnya seorang yang penakut

Siti Nurbaya Oleh Marah Rusli

Ibunya Siti Nurbaya meninggal saat ia masih kecil, maka bisa dikatakan itulah awal penderitaan hidupnya. Sejak saat itu hingga dewasa ia hanya hidup bersama Baginda Sulaiman, ayah yang sangat disayanginya. Ayahnya adalah seorang pedagang yang terkemuka di kota Padang. Sebagian modal usahanya merupakan uang pinjaman dari seorang rentenir bernama Datuk Maringgih.

Awalnya usaha Baginda Sulaiman mangalami kemajuan pesat. Tetapi Datuk Maringgih tidak menyukai keadaan itu, maka untuk melampiaskan keserakahannya, Datuk Maringgih menyuruh kaki tangannya membakar semua kios milik Baginda Sulaiman. Akhirnya semua usaha Baginda Sulaiman hancur. Ia jatuh miskin dan tak sanggup membayar hutang-hutangnya pada Datuk Maringgih. Dan inilah kesempatan Datuk Maringgih mendesak Baginda Sulaiman yang sudah tak berdaya agar melunasi semua hutangnya. Hutang tersebut dapat dianggap lunas, asalkan Baginda Sulaiman mau menyerahkan Siti Nurbaya, puterinya, kepada Datuk Maringgih.

Menghadapi kenyataan seperti itu, Baginda Sulaiman yang sudah tak sanggup lagi membayar hutangnya tidak menemukan pilihan lain selain menyerahkan Siti Nurbaya kepada Datuk Maringgih. Samsulbahri, kekasih Siti Nurbaya yang berada di Jakata mengetahui peristiwa yang terjadi di desanya, karena Siti Nurbaya mengirimkan surat yang menceritakan tentang nasib yang dialami keluarganya.

Suatu hari, ketika Samsulbahri dalam liburan ke Padang, ia bertemu dengan Siti Nurbaya yang telah menjadi istri Datuk Maringgih. Pertemuan itu diketahui oleh Datuk Maringgih sehingga terjadi keributan. Karena kaget dan takut Siti Nurbaya pun berteriak. Teriakan Siti Nurbaya terdengar oleh ayahnya di rumah, yang tengah terbaring sakit karena penderitaannya begitu berat. Baginda Sulaiman berusaha bangkit, tetapi ia terjatuh dan menghembuskan nafas terakhir. Karena kejadian itu, Datuk Maringgih pun mengusir Siti Nurbaya.

Siti Nurbaya yang mendengar bahwa kekasihnya diusir orang tuanya, ia ingin menyusul Samsulbahri ke Jakarta. Tetapi hal itu diketahui oleh kaki tangan Datuk Maringih. Karena itu, dengan siasat dan fitnahnya, Datuk Maringgih dengan bantuan kaki tangannya dapat memaksa Siti Nurbaya kembali dengan perantara polisi. Tak lama kemudian Siti Nurbaya meninggal dunia karena memakan lemang beracun yang sengaja diberikan oleh kaki tangan Datuk Maringgih. Kematian Siti Nurbaya itu terdengar oleh Samsulbahri sehingga ia menjadi putus asa dan mencoba melakukan bunuh diri, tetapi untung saja ia tidak meninggal. Sejak saat itu Samsulbahri tidak meneruskan sekolahnya dan memasuki dinas militer.

Sepuluh tahun kemudian, di kota Padang sering terjadi huru-hara dan tindak kejahatan akibat ulah Datuk Maringgih dan orang-orangnya. Samsulbahri yang telah berpangkat Letnan dikirim untuk melakukan pengamanan. Samsulbahri yang mengubah namanya menjadi Letnan Mas segera menyerbu kota Padang.

Ketika bertemu dengan Datuk Maringgih dalam suatu keributan, tanpa berpikir panjang lagi Samsulbahri menembaknya. Datuk Maringgih jatuh , namun sebelum tewas ia sempat melukai kepala Samsulbahri dengan parangnya. Samsulbahri segera dilarikan ke rumah sakit. Pada saat-saat terakhir menjelang ajalnya, ia meminta dipertemukan dengan ayahnya, dan meminta untuk di kuburkan di sebelah kuburan Siti Nurbaya.

The Firebird

Prince Ivan and his sister Katooshka lived with their father, the Tsar, in a castle in Russia. Of the two children, the Tsar preferred the daughter as she seemed to be more hard working than the son, but really it was the other way around, only Katooshka was very sneaky.

The children had to care for the Tsar’s greatest treasure, a tree with apples made out of gold. But one day it was discovered that a golden apple was missing from the tree. The next night another one was stolen. The next night the Tsar told Ivan and Katooshka to stay awake in the garden and find out who was stealing the golden apples.

Katooshka didn’t even try and stay awake, she just left it up to Ivan to do everything again. After a while Ivan saw the most beautiful thing he had ever seen. It was the Firebird. He ran after the Firebird, but got there just too late, although he did catch the Firebird’s tail, and one of the beautiful feathers came out in his hand.

In the morning, Katooshka shouted at Ivan for letting the robber get away. When the Tsar came to speak to them, she also said that Ivan has been very lazy and hadn’t done anything, so it was his fault that the Firebird had got away! The Tsar was very angry but he was amazed at the beauty of the feather. He sent his son away to catch the Firebird. He was not to return until he had caught the splendid bird. A long journey began.

First Ivan reached a creepy forest where he had to decide whether to go forward and be eaten by a wolf or go back and be a failure. Ivan was determined to find the Firebird and prove to his father that he wasn’t useless. So he entered the forest and there he encountered a toothless wolf. But how could a wolf be dangerous if he did not have any teeth? A pedlar had given Ivan a wolf’s tooth in his father’s city. The tooth was useful for polishing the golden apples to make them extra clean and shiny. Ivan took pity in the wolf and gave him the tooth. The wolf was very grateful and decided to accompany Ivan to the castle of Koschei the Deathless. (This was where they knew the Firebird was imprisoned)

But the evil wizard, Koschei the Deathless had another prisoner: Princess Vasilisa, princess of incomparable beauty. The wolf knew some facts about the princess and he issued Ivan with this warning.

“Do not look at her! She has been bewitched by Koschei the Deathless. He has turned her heart into wood, and hidden it so she could have no feelings. You will fall hopelessly in love with her, and she will never be able to return the feelings.”
The wolf was not the bravest of animals; he left Ivan to go into the castle on his own. Without the wolf there to remind him, Ivan forgot all the warnings and fell deeply in love with Vasilisa.

Now the prince had to master two difficult tasks: he had to rescue the Firebird and his princess. Before he had the chance to take the princess away, Koschei the Deathless appeared. He said that Baba Yaga, a terrible witch, had stolen the Firebird. Koschei the Deathless told Ivan that if he got the Firebird back from Baba Yaga, he would give Ivan the opportunity to choose between the princess and the Firebird. The wizard told Ivan how to find Baba Yaga, and how the Firebird was tied with a golden cord to Baba Yaga’s crow, Vanka.

Ivan set off to find the Firebird, riding on the wolf’s back. When they found the witch’s house, they saw that both Baba Yaga and the crow were fast asleep. Once again the wolf issued a warning to prince Ivan.

“Before you go, a word of warning. The Firebird will be fastened by a golden cord. Bring the Firebird, but leave the cord.”

Of course Ivan forgot this warning, he went to get the Firebird, he was about to leave with the Firebird with the golden cord still tied to the it, when Vanka the crow wakes up and squawks and squawks. Baba Yaga also wakes up and now Ivan was captured.

The wolf heard all this and went and fetched princess Vasilisa. Vasilisa pretended to be a pedlar woman and tricked Baba Yaga in to letting her into the house. When Baba Yaga and the crow were once again asleep, Ivan, the Firebird and princess Vasilisa ran away.

They all went back to Koschei’s castle. Ivan was then stuck. He had to choose between the Firebird and the princess. He would not be allowed back in his father’s house if he didn’t bring back the bird, but how could he leave his beloved princess behind. Koschei (as he was truly evil) then tried to turn Ivan’s heart into wood. Vasilisa saw this and suddenly burst into tears.

“Stop!….. Stop that I tell you! Stop your crying!” shouted Koschei the Deathless.

In an instance, Vasilisa realised where he had hidden her heart …… in her tears. Koschei the Deathless died and Vasilisa’s heart was no longer wooden. Ivan then told the Firebird that he was free, but the Firebird chose to come to the Tsar’s castle with him.

When they arrived, Ivan’s horrible sister – princess Katooshka tried to prevent them showing the Firebird to the Tsar. She gave Ivan and Vasilisa two apples from the golden tree (she had poisoned them to try and catch the thief). Ivan and Vasilisa both died!

Now only the Firebird, who had promised to return a favour to Ivan, knew a solution. She flew to the fountain of life and therefore could return and revive the children with the magic water.

The Tsar now noticed how he had mistreated Ivan and that Katooshka should be punished forever. He banished her to lead a pedlar’s life. However, Ivan and Vasilisa also took pleasure in the thought of being free and jolly pedlars. Finally they all decided to become pedlars and lived happily ever after!

BY NEIL DUFFIELD

A group of Nomads arrive and set up their camp for the night. To amuse themselves they tell stories and act out plays. They tell a story about two brothers Shahzaman and Shahryar and they start to act out the story.

Shahryar is about to be married. His brother, angry at having been betrayed by his own wife says that he must not marry one girl but take a new bride every night. Shahryar does as his brother tells him and executes his new brides on the morning after each wedding. It is the job of the Grand Vizier to find new brides, but he soon runs out of young women and finds that he must offer his own daughters. Sheherazad, the older of the two, volunteers to be the first. She is a clever young woman and delays the wedding by starting to tell a story…………..

The story is about two brothers Kasim and Ali. Kasim is a rich merchant, Ali, a poor woodcutter. Ali is at the market when he sees a slave, Marjiana who is about to be sold. Marjiana consents to the sale even though Ali does not have enough money. Miraculously, he finds that some gold coins have appeared in his woodpile (Marjiana has hidden them there). Ali’s brother, Kasim, who hoped to buy Marjiana is furious, as is Jawan The Terrible, a robber who also wanted the slave.

Ali’s life with Marjiana prospers. One day he is cutting wood in the forest and he sees Jawan The Terrible ride up to a huge rock. Jawan says the words “open sesame” the rock opens into a doorway. Ali realises that this is where Jawan hides the loot from people he has robbed. Ali tries the magic words and finds himself in a cave full of treasure. He takes some home to Marjiana, who feels that taking the treasure was wrong. Ali wants to weigh his treasure so he dashes off to his brothers house . Kasim is suspicious and greedy and tricks Ali into telling him about the cave.

Kasim rushes off to find the cave and see the treasure for himself. He lets himself in using the magic words, but when he tries to get out he forgets how to. Kasim has a terrible night in the cave trying to remember the words to open the rock. He suddenly remembers and is about to say it when Jawan enters from outside. He is furious that his treasure has been found and leaves Kasim unconscious entombed in the cave to rot.

When Ali gets home she makes him go back to the cave to rescue Kasim. Ali is terrified, so Marjiana goes with him. They enter the cave but when Kasim wakes he is again only interested in taking as much of the treasure as he can. Kasim steals a large jar which he drags back to Ali’s house


Eventually Kasim is successful and opens the jar, except that instead of treasure, from the jar appears a huge Genie! The genie is so angry at being imprisoned in the jar for thousands of years that he says he will kill whoever releases him. Luckily Marjiana appears and tricks the genie back into his jar. Kasim, realising that again he has no treasure makes off with Ali’s gold.

Jawan, meanwhile is bent on revenge. He finds out from a healer woman that Kasim is at Ali’s house. She tells Jawan how to get there – but he gets lost, as does Kasim, staggering around the back streets with Ali’s treasure. When they bump into each other, Kasim, to save his own skin, says that the treasure belongs to Ali and that Ali knows the secret of the cave. Jawan, still threatening, forces Kasim to get them an invite to Ali’s house

Back at the house Kasim arrives and introduces Jawan as a visiting oil merchant who enters dragging a pretend jar of samples. In the jar is hidden one of Jawan’s band of robbers. Marjiana is suspicious and she hides in his room and during the night overhears the two plotting. She uncovers the jar with the genie in it, so that Jawan releases the genie thinking that he is letting out one of his men. He is swept off in a mighty wind. The genie is impressed with Marjiana’s resourcefulness and offers her a wish. Because she wants Ali safe from the temptation of riches, she asks that the cave and its treasure to be hidden under the sea. Ali sadly realises that Kasim has betrayed him.

Through this story Shahryar, who has been playing Ali realises that his brother Shahzaman, has been an evil influence. He has forced him to be cruel to his wives and Shahryar decides he has had enough. He stands up for himself, telling his brother to leave, Shahzaman has learned his lesson and asks for forgiveness. The two brothers are reconciled and Sheherazad and Shahryar can at last marry happily. With the end of the story the nomads story has come to an end.

Biography Justin Bieber (Profile)

- Siapa sih yang gak kenal ama Justin Bieber? Dia yang bernama lengkap Justin Drew Bieber ini (lahir 14 Maret 1994) adalah seorang penyanyi asal Stratford, Ontario, Canada. Ia memulai karir profesionalnya lewat YouTube, saat Scooter Braun, yang sekarang menjadi managernya, menemukan bakatnya. Braun menerbangkan Bieber ke Atlanta, Georgia untuk berkonsultasi dengan Usher dan setelah itu menandatangani kontrak bersama perusahaan rekaman Island Records.

Pada Juli 2009, debut single Bieber yang berjudul "One Time" dirilis (lihat lirik lagu Justin Bieber One Time). Single tersebut berhasil menduduki posisi ke 12 dalam Canadian Hot 100 dan posisi 26 di the Billboard Hot 100. Album debutnya "My World" sudah dirilis 17 November 2009 silam.

justin bieber
Usia Bieber menginjak 12 tahun saat ia mengikuti lomba menyanyi di Stratford, dan mendapat juara kedua. Ia belajar memainkan instrumen musik seperti piano, drum, gitar, dan terompet secara otodidak. Pada akhir 2007 Justin dan ibunya mulai memposting video ke YouTube sehingga keluarga dan teman-temannya dapat menyaksikan ia bernyanyi. Lagu yang ia nyanyikanpun merupakan lagu-lagu yang aslinya dinyanyikan oleh penyanyi kenamaan seperti Usher, Stevie Wonder, Ne-Yo, Justin Timberlake, dan Michael Jackson.

Scooter Braun, seorang marketing executive pada So So Def, menemukan videonya dan menerbangkan Bieber ke Atlanta, Georgia dimana ia bertemu dengan penyanyi R&B dan penulis lagu Usher. Seminggu kemudian Justin Bieber mendapatkan kesempatan untuk bernyanyi di depan Usher, dan Usher menyukainya. Kemudian ia memberikan kesembatan Bieber mengikuti sebuah audisi di perusahaan rekaman Island Records yang kemudian ditandatanganinya pada Oktober 2008. Justin Timberlake dilaporkan juga mengincar Bieber untuk masuk ke dalam management artistnya, namun sayang Bieber sudah terkontrak dengan Usher.

Lirik lagu Bondan ft. Fade2Black Kita Selamanya

Eiyo. . . . it’s not the end, it’s just beginning

Ok detak detik tirai mulai menutup panggung
Tanda skenario… eyo… baru mulai diusung
Lembaran kertas barupun terbuka
Tinggalkan yang lama, biarkan sang pena berlaga

Kita pernah sebut itu kenangan tempo dulu
Pernah juga hilang atau takkan pernah berlalu
Masa jaya putih biru atau abu-abu (hey)
Memori crita cinta aku, dia dan kamu

Saat dia (dia) dia masuki alam pikiran
Ilmu bumi dan sekitarnya jadi kudapan
Cinta masa sekolah yang pernah terjadi
That was the moment a part of sweet memory

Kita membumi, melangkah berdua
Kita ciptakan hangat sebuah cerita
Mulai dewasa, cemburu dan bungah
Finally now, its our time to make a history

Reff:
Bergegaslah kawan tuk sambut masa depan
Tetap berpegang tangan, saling berpelukan
Berikan senyuman tuk sebuah perpisahan
Kenanglah sahabat kita untuk slamanya

Satu alasan kenapa kau kurekam dalam memori
Satu cerita teringat didalam hati
Karena kau berharga dalam hidupku, teman
Untuk satu pijakan menuju masa depan

Saat duka bersama, tawa bersama
Berpacu dalam prestasi (huh) hal yang biasa
Satu persatu memori terekam
Di dalam api semangat yang tak mudah padam

Ku yakin kau pasti sama dengan diriku
Pernah berharap agar waktu ini tak berlalu
Kawan kau tahu, kawan kau tahu kan?
Beri pupuk terbaik untuk bunga yang kau simpan

Back to Reff: 4x

Lirik lagu Irwansyah Tentang Perasaanku

Aku takkan lelah menunggu
Hingga waktu ajal menjemputku
Takkan pernah ada sesalku untuk menunggumu

Aku harus tetap menunggu
Hingga nanti aku berbaring
Sampai mati aku akan tetap menunggumu

Ingin ku gapai bulan dan ku petik bintang
Ingin ku berikan semua hanya untukmu
Agar kau tahu besarnya cintaku kepada dirimu

Ku ingin kau tahu tentang perasaanku
Ku ingin kau tahu besar cinta padamu
Ingin ku berikan sisa waktuku
Dan sisa umurku sampai mati

Aku harus tetap menunggu
Hingga nanti aku berbaring
Sampai mati aku akan tetap akan tetap menunggumu

Ingin ku gapai bulan dan ku petik bintang
Ingin ku berikan semua hanya untukmu
Agar kau tahu besarnya cintaku kepada dirimu

Ku ingin kau tahu tentang perasaanku
Ku ingin kau tahu besar cinta padamu
Ingin ku berikan sisa waktuku
Dan sisa umurku

lirik lagu aku bukan bang toyib

Kau bilang padaku, kau ingin bertemu
Ku bilang padamu oh ya nanti dulu
Aku lagi sibuk sayang, aku lagi kerja sayang
Untuk membeli beras dan sebongkah berlian

Sayang, aku bukanlah bang toyib
Yang tak pulang-pulang
Yang tak pasti kapan dia datang

Sabar sayang, sabarlah sebentar
Aku pasti pulang karna aku bukan
Aku bukan bang toyib

Sudah tunggu saja diriku di rumah
Jangan marah-marah, duduk yang manis ya
Aku lagi sibuk sayang, aku lagi kerja sayang
Untuk membeli beras dan sebongkah berlian

Sayang, aku bukanlah bang toyib
Yang tak pulang-pulang

Yang tak pasti kapan dia datang

Sayang, aku bukanlah bang toyib uhh
Yang tak pulang-pulang
Yang tak pasti kapan dia datang

Sabar sayang, sabarlah sebentar
Aku pasti pulang karna aku bukan
Aku bukan aku bukan aku bukan bang toyib

gudanglagu.com Free Download Lagu Wali Aku Bukan Bang Toyib MP3 Lirik 4shared Gratis Chord Video Album